Semua orang bisa menjadi kreatif, tergantung bagaimana
memanajemen otak, memilih ruangan bergaul, memperbanyak pengalaman dan melatih
kebiasaan. Dalam hal ini kita membicarakan kreativitas dalam arti luas tergantung profesi
masing-masing.
Yoris Sebastian, pengarang buku Oh My Goodness, pernah mengatakan bahwa untuk melatih kebiasaan
kreatif, salah satunya dengan melakukan hal yang berbeda setiap harinya.
Terlalu lama melakukan hal yang monoton membuat otak tidak berkembang secara
dinamis. Contohnya: saat pulang kerja lewatlah jalan yang berbeda yang
dilalui saat berangkat kerja. Jika kamu memakai jam di tangan kiri,
cobalah sekali-kali ganti di tangan kanan. Dan seterusnya. Intinya,
kegiatan tersebut untuk merangsang otak kita berkembang secara dinamis dan
merespon setiap perubahan yang terjadi disekitar kita.
Adakah cara-cara yang bisa dilakukan agar tetap
kreatif sepanjang waktu? Bagi paradesainer grafis, KREATIF adalah modal utama untuk menciptakan karya
yang hebat. Sehebat apapun penguasaan software grafis namun tanpa
dilandasi dengan kreativitas, maka hasilnya tidak akan berkembang.
Berikut ini 29 cara agar tetap kreatif yang bisa menjadi referensi kamu
setiap hari.
2.
Membawa buku catatan
kemanapun. Saat pergi jangan lupa memasukkan sketch book atau moleskin ke
tas kamu.
3.
Cobalah menulis
bebas. Tuangkan dalam tulisan apapun yang ada dalam pikiran kita tanpa
dibatasi oleh topik, ejaan, tata bahasa. Beberapa penulis sering
menggunakan teknik ini untuk mengumpulkan ide awal sebagai permulaan untuk
menulis formal.
4.
Menjauh dari
komputer. Sekali waktu lupakan komputermu. Jalan-jalan disekitar rumah,
lalukan stretching atau berinteraksi dengan orang lain disekitarmu.
5.
Berhenti menghakimi
diri sendiri. Akui kesalahan, susun rencana lebih baik, ambil langkah
untuk perubahan dan lalukan apa yang bisa dilakukan.
6.
Ambil istirahat
sejenak. Tidak perlu memaksakan diri ketika otak sudah penuh dan susah
berkonsentrasi. Bermain game, mengunjungi teman atau hal apapun yang membuat
pikiranmu rileks dan fresh kembali.
7.
Bernyanyi di kamar mandi. Ekspresi
kreatif akan memotivasi otakmu.
8.
Minum kopi. Bagi
sebagian orang, chemistry secangkir kopi adalah adrenalin yang mempercepat
fungsi otak kembali.
9.
Mendengarkan musik
baru. Menstimulasi otak dengan alunan musik yang memberi rasa nyaman.
10. Terbuka. Pertimbangkan ide-ide baru dengan
serius.
11. Berinteraksi dengan orang-orang kreatif.
Dapatkan pengalaman dengan bergaul dengan orang-orang yang lebih kreatif
disekitarmu.
12. Dapatkan umpan balik atau kritik. Jadilah rendah
hati dan belajar dari orang lain dengan menerima kritik dan saran mereka.
Behance atau deviantart bisa menjadi pilihan untuk memajang karyamu dan
menerima kritikan.
13. Berkolaborasi. Bekerja dengan orang lain dapat
meningkatkan skill dan pengalaman. Kompetisi dan kerjasama adalah motivasi yang
besar.
14. Jangan menyerah. Ingat Dr Seuss ditolak 28 kali
oleh penerbit sebelum ia menjadi terkenal di dunia.
15. Latihan, latihan, latihan. Penelitian menunjukkan
seseorang perlu melakukan profesinya rata-rata selama 7 tahun untuk menjadi
yang terbaik dalam hal itu.
16. Biarkan dirimu membuat kesalahan. Jangan takut
berbuat kesalahan. Ide baru terkadang keluar dari sebuah kesalahan.
17. Pergi ke tempat yang baru. Temukan ide dari
tempat-tempat baru yang menarik untuk dikunjungi.
18. Bersyukurlah untuk apa yang kamu miliki.
19. Istirahat yang cukup. Ingat kamu tidak dalam
kondisi terbaik jika kurang tidur.
20. Ambil risiko. Semua peluang keberhasilan selalu
dihantui dengan kemungkinan kegagalan.
21. Langgar aturan. Kembangkan ide keluar dari ruang
yang membatasi. Lalukan sesuatu yang ‘out of the box’.
22. Jangan memaksa. Beberapa hal yang terlalu keras
terkadang tak sebanding dengan usaha. Cobalah perspektif baru.
23. Baca kamus. Pelajari kosakata baru. Temukan ide baru.
24. Buat kerangka. Petakan kerangka kerja untuk
membuatmu fokus pada hal-hal yang seharusnya dilakukan.
25. Berhentilah mencoba menjadi orang lain. Buat
standar untuk diri sendiri.
26. Punya ide? Ide bisa dating kapan dan dimana saja.
Tulislah sebelum terlupa. Gunakan buku catatan atau aplikasi semacam
Evernote.
27. Bersihkan ruang kerja. Buang benda-benda yang
tidak perlu disekitar ruang kerja yang bisa mengganggu konsentrasi.
28. Bersenang-senang. Menempatkan pikiran pada
kondisi rileks untuk setiap pekerjaan menjadi cara terbaik untuk mengeksplorasi
diri sendiri.
29. Selesaikan sesuatu. Ada kepuasan tersendiri
ketika kita mampu menyelesaikan tugas dengan baik.

0 komentar:
Posting Komentar